Oleh: Amir Machmud NS
// dia bergerak, berjuang/ meraih kebangkitan kedua/ dengan cinta/ dengan kepercayaan/ dengan keyakinan/ dan kerja keras….//
(Sajak “Mykhailo Mudryk”, 2026)
DALAM hidup, terkadang kita membutuhkan kebangkitan kedua.
Dalam hidup, tak jarang kita menunggu momentum.
Dalam hidup, acapkali kita menemukan makna dari sebuah peristiwa. Mungkin kurang menyenangkan: yang menyengat, dan membangkitkan…
“Kebangkitan kedua” inilah yang ditunggu-tunggu oleh Mykhailo Petrovych Mudryk. Juga yang dinanti oleh para pecinta sepak bola, menikmati potensi besar yang diyakini melekat padanya.
Momentum kedua ini diharapkan muncul setelah peristiwa pahit yang menyebabkan kehancuran pada sebagian masa-masa kebangkitan pertama.
Mampukah Mudryk kembali menemukan momentum kebangkitannya?
Pelatih baru Chelsea, Xabi Alonso mencoba menemukan kembali “Mudryk yang lama menghilang”, dan syukur-syukur bisa menggosok mutiara Ukraina yang pernah menjadi harapan besar di Stamford Bridge ketika direkrut dari Shakhtar Donetsk pada 2023 itu.
Dari pemain yang digadang-gadang unjuk eksepsionalitas sebagai pilar kekuatan The Blues, sayap dengan kecepatan hebat ini tersandung kasus dugaan pelanggaran doping.
Pada 2024, Mykhailo Mudryk diskors dan didakwa oleh FA Inggris, karena hasil tes urinnya menunjukkan kandungan zat terlarang meldonium yang melanggar aturan antidoping.
Dia membantah hasil lab tersebut, dengan menegaskan tak pernah sengaja atau sadar mengonsumsinya sebagai “penguat” penampilan.
Ikut Pramusim
Mudryk diskors FIFA sejak akhir 2024. Dia dijatuhi hukuman maksimal larangan bermain selama empat tahun.
Dia mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Sebagian bandingnya dikabulkan. Menurut CAS, seluruh pihak terkait, yakni Mudryk dan FA, telah membereskan perihal banding tersebut. Mudryk kini bisa bermain lagi setelah terakhir kali tampil pada November 2024.
Dia sudah bergabung dalam skuad Alonso untuk tur pramusim di Hong Kong, Indonesia, dan Malaysia. Dan, walaupun hanya dari bangku cadangan, dia dimainkan sewaktu Chelsea mengalahkan AC Milan 3-0 di Stadion Gelora Bung Karno, juga diturunkan dalam laga di Hong Kong melawan Juventus.
Inikah isyarat bahwa sang pelatih masih membutuhkan kehadirannya?
Dia bermain antusias dan disambut gembira oleh rekan-rekannya. Dia tampak bugar dan fit. Maka kini berkembang pertanyaan, apakah pemain Ukraina itu bakal masuk skuad inti Chelsea yang mayoritas dihuni pemain muda?
Meskipun menyambut gembira dan terharu dengan kembalinya sang pemain, Xabi Alonso mengaku masih butuh waktu. Dia ingin melihat dulu performa Mudryk selama pramusim. Yang dibutuhkan adalah memulihkan sentuhan bola dan kebugarannya.
“Belum ada keputusan yang diambil,” jelasnya kepada Mirror (detik.com, 5 Agustus 2026).
“Kami perlu melakukan penilaian. Dia pemain istimewa, namun ini juga merupakan situasi yang khusus, jadi kami harus menyikapinya dengan penuh kehati-hatian,” tambah pelatih asal Spanyol itu.
Opsi lainnya, Chelsea bisa saja meminjamkan Mudryk ke Strasbourg, klub afiliasi Chelsea di Liga Prancis. Persaingan untuk mendapat tempat di posisi sayap The Blues sangat ketat.
Chelsea juga membuka pintu ke sesama klub Liga Primer yang bersedia meminjamnya, agar dia bisa menjaga performa di level terbaik.
Mudryk dikenal sebagai winger istimewa yang punya kecepatan eksepsional. Dia eksplosif, punya dribel sangat baik, akseleratif, dengan penetrasi hebat dari sisi kiri lapangan.
Sebelum menerima hukuman FIFA, Mudryk membukukan 10 gol dan assists. Umpan-umpan yang memanjakan rekannya untuk mencetak gollah yang sebenarnya diharapkan dari peran sang winger.
Tak Pernah Sengaja
Kasus hukuman terhadap Mudryk adalah kisah suram. Pada 2024, sebenarnya banyak yang berharap Chelsea menempanya menjadi bintang besar. Namun dia harus melewati episode buram.
Simaklah penjelasannya, “Seperti yang selalu saya tekankan sejak awal kasus ini, saya tidak pernah secara sadar atau sengaja mengonsumsi zat terlarang apa pun. Komitmen saya untuk bertanding secara adil serta mewakili klub dan negara saya dengan profesionalisme dan integritas selalu menjadi hal yang penting bagi saya.”
“Fokus saya saat ini adalah kembali ke sepak bola, bekerja keras setiap hari, dan memberikan kontribusi positif di lapangan.”
“Terima kasih kepada semua orang yang terus percaya pada saya. Saya menantikan babak baru dalam karier saya,” ungkap Mudryk.
Bahwa Chelsea memasukkanya ke daftar pemain pramusim, ini menunjukkan Xabi Alonso masih membutuhkan jasanya dalam proyek kompetisi 2026-2027, untuk menjadi “babak baru” dalam kariernya.
Di Stamford Bridge berembus aroma kembalinya Mykhailo Mudryk. Cukup lama sang pemberi harapan itu absen. Mampukah dia menembus atmosfer persaingan menjadi salah satu pemain di jajaran atas, atau hanya memerankan kualitas medioker.
Yang dia butuhkan adalah cinta, kepercayaan, keyakinan, dan kerja keras membuka pintu untuk kebangkitannya yang kedua…
— Amir Machmud NS, wartawan Suarabaru.Id —